Pasien Gila "Tipu" Polisi dan Petugas Puskesmas

Ilustrasi
seputarmbulu.blogspot.com – Kejadian lucu sekaligus mengesalkan dialami polisi dan petugas Puskesmas Bulu, Rabu (26/2) malam. Seorang wanita yang mengaku bernama Yaminah, asal Malang, Jawa Timur, tiba-tiba masuk ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bulu.

Berbekal surat keterangan dari Kepolisian Resor (Polres) dan Dinas Sosial Kabupaten Rembang, wanita itu mengaku kepada polisi telah disuntik oleh seseorang dan diturunkan dari bus di depan Mapolsek.

Setelah menjelaskan panjang lebar, wanita itu secara tiba-tiba terkulai lemas. Tidak mau terjadi apa-apa, polisi lantas membawa ke Puskesmas Bulu. “Takut kalau mati, polisi membawa ke puskesmas,” ujar Azmil Mufida, salah satu tenaga medis di Puskesmas Bulu yang menangani pasien, saat dikonfirmasi Seputar mBulu, Kamis (27/2).

Setiba di puskesmas, wanita itu langsung diberi alat bantu oksigen. Tak lama kemudian, sepengetahuan petugas, wanita itu mencopot oksigen dan berteriak histeris. Mengetahui adanya ketidakberesan dari tingkah laku wanita tersebut, petugas menyimpulkan kalau wanita itu gila.

“Setelah alat bantu oksigennya dicopot, baru sadar saya kalau orang itu agak kurang penuh (gila). Pasien anak kecil menangis ketakutan. Pasien lainnya juga takut minta keluar ruangan,” terangnya.

Perempuan yang akrab disapa Mufid ini menambahkan, setelah tahu kalau orang itu gila, pihaknya meminta polisi membawa kembali ke Mapolsek. Setiba di Mapolsek, wanita itu berteriak semakin menjadi-jadi.

Karena tak mau ambil resiko, malam itu juga polisi memutuskan membawa wanita itu dengan ambulan ke RSUD dr. Koesma Tuban. “Di ambulan malah tidur ngorok (mengingau) hilang sakitnya,” terangnya.

Sesaat sampai di RSUD dr. Koesma Tuban, petugas unit gawat darurat (UGD) mangenali pasien. “Menurut orang UGD, wanita itu pasien lengganan, keluar-masuk rumah sakit umum karena hamil tanpa diketahui siapa bapaknya,” tuturnya. (wak)

0 comments

Leave a Reply